rampah kala muda memandang matahari
sayup sinar yang menerangi bumi pertiwi
gemuruh angin mengusir awan mendung
menutur terik didalam terang
selaras terdengan rintikan hujan yang menetes
berbaur dengan hembusan angin yang bergelora
sebatas kenangan yang terbesit
tak mampu dihindari dalam pirikan
namun jiwa berkata tidak
jangan meninggalkan apa yang tak seharusnya ditinggalkan
dan jangan kau acuhkan apa yang harus kau perhatikan
jalan tertutup oleh gelapnya keegoisan
menyisir darah yang terpompa amarah
dada sesak tetancap mata tombak yang beracun
hingga menembus pusaran hati yang tak bersalah
perlahan melemaskan energi dalam raga
yang tertanam mencari pancaran sinar sang surya.
By B'lukrohim
Selasa, 10 Januari 2012
Hujan Sore Ini
Selasa, Januari 10, 2012
foead djadoel
Subscribe
Facebook!
0 komentar:
Posting Komentar